Dikamar, Zain ingin pergi mengeluh pada Chandbibi tentang pelayan, tapi Aaliya menghentikannya
Dirumahnya, Meer melihat foto Ghulam yang sedang memeluknya di ponselnya, Meer Khan mengatakan “Barkath yang telah mengambil foto ini, aku berencana untuk menjebak Ghulam, pada saat itu Barkath datang dan mengatakan “jika aku tidak mengambil gambar itu, maka aku tidak akan pernah bisa menebus Ayah hari ini, “sebaiknya ayah pergi dari sini untuk beberapa hari,
Dipagi hari, Barkath memberikan Meer Khan uang dan mengatakan “aku akan kembali ke Barkath Villa, Meer mengatakan “aku tidak merasa senang dengan jumlah uang kecil, aku ingin melihat jumlah uang yang besar, Barkath mengatakan “kita akan mendapatkan apa yang kita inginkan, diluar, Aaliya datang ingin menemui Meer Khan,
Meer Khan berkata pada Barkath “sebaiknya kau pergi dari sini sebelum seseorang melihat mu, Barkath mengatakan “jaga diri ayah baik baik, Meer Khan mengatakan “aku akan baik-baik saja, lalu Barkath ingin pergi, tapi Meer Khan memintanya untuk pergi dari pintu belakang, lalu Barkath pergi, begitu Barkath pergi, Aaliya datang dan mengatakan “aku tidak tahu siapa yang menebusmu, tapi aku ingin tahu mengapa kau menyebut nama ayahku dalam catatan polisi, apa konspirasi yang kau rencanakan, Meer mengatakan “aku tidak pernah mengharapkan bantuan dari mu, aku hanya meminta bantuan temanku, kemudian Meer Khan meminta temannya keluar, temannya yang menyamar sebagai Ghulam pun datang, Meer Khan mengatakan “dia adalah Ghulam Haider dan dia yang telah menebusku, katakan pada ayahmu kalau aku telah mendapat saudaraku sekarang, dan aku tidak perlu bantuan darinya, lalu Aaliya pergi dari sana dan berterima kasih pada Tuhan karena bukan ayahnya yang membantu Meer.
Dirumah, Shaziya menelpon Gauhar dan mengatakan “Nafisa ingin menikahkan adiknya dengan Barkath, belum selesai bicara, tiba tiba dia melihat Barkath yang sedang berdiri di sana, Shaziya Shaziya mengajaknya masuk kedalam, Barkath mengatakan “kak Nafisa sungguh baik karena telah memikirkan pernikahanku dengan Rizwan, tapi aku hanya ingin menikahi dengan pria pilihan orang tuaku, Shaziya senang mendengarnya, Shaziya mengatakan “Nafisa hanya mengincar 51% saham mu, jadi dia ingin adiknya menikah dengan mu, Barkath mengatakan “aku sebenarnya tidak senang dengan kesepakatan saham ini, dilain pihak, Barkath juga mengatakan hal yang sama pada Nafisa, Barkath mengatakan “aku akan menikah segera dan suamiku yang akan mengurus harta milikku, aku pikir kakak membutuhkan harta yang lebih karena kau memiliki 2 anak perempuan, aku juga telah memberitahu ini pada ayah, tapi ayah tidak setuju, barkath mencoba untuk mengadu domba Shaziya dan Nafisa, Nafisa dan Shaziya sama sama mengatakan “aku harus berbicara tentang hal ini pada Fahad,
Shaziya mencoba untuk memikat Fahad dengan tarian erotis nya dengan lagu chala chala mera jadooo chala, Fahad terkejut melihatnya, Fahad marah padanya dan pergi dari sana, Fahad pergi ke kamar Nafisa, Nafisa juga mencoba untuk menggoda Fahad dengan tarian erotis nya, Fahad mendorong Nafisa dan keluar dari kamarnya, Shaziya dan Nafisa datang bersama-sama dan mencoba untuk memikat Fahad, tapi Fahad pergi meninggalkan mereka, Mereka berdua mengatakan kalau mereka harus memikirkan sesuatu,
Saif memberikan kartu ucapan buatan tangannya pada Shaziya dan mengatakan “ini adalah hari ibuku, Shaziya senang melihatnya dan mengatakan “ini berarti kau sangat mencintai ibumu, Shaziya melihat kartu lain di tangan Saif dan bertanya tentang hal itu, Saif mengatakan “ini kartu untuk ibu Nafisa, Shaziya marah melihat kartu itu, disisi lain, Nafisa juga menegur kedua putrinya dan meminta mereka untuk tidak memberi ucapan hari ibu pada Shaziya,
Barkath mencoba untuk mencuci otak Shaziya dan mengatakan “kak Fahad terlalu polos dan ingin berbagi miliknya dengan ku dan Zain, Barjath juga mengatakan hal yang sama pada Nafisa, Barkath memberinya ide untuknya dan masa depan anak-anaknya, Shaziya jmengatakan “aku harus melakukan sesuatu sebelum Fahad membagikan warisan dengan Zain dan Barkath, Nafisa juga mengatakan hal yang sama, Barkath tersenyum melihatnya,
Semua keluarga memberi kejutan pada Surayya dihari ibu, Zain memberikan sebuah cincin berlian sebagai hadiah, Fahad juga memberikan hadiah, Barkath meminta maaf karena dia tidak membawa hadiah apapun, Surayya mengatakan “kau adalah hadiah terbesar ku, Aaliya meminta Surayya untuk memotong kue, Usman mengatakan “Aaliya yang telah menyiapkan kue ini untukmu, Surayya mengatakan “ini pasti sangat lezat, lalu dia memotong kue, Surayya menyuapkan kue untuk seluruh keluarga, Shaziya dan Nafisa mengatakan “kita tidak akan mendapatkan warisan, Shaziya mengatakan “Aaliya telah melakukan ha yang baik karena dia telah menyiapkan kue, aku tidak tahu tahun depan aku bisa mempersiapkanny
Precap : Aaliya bertanya pada Barkath “mengapa kau memberitahu Nafisa dan Shaziya kalau kau akan membagi bagianmu pada mereka, apakah kau sedang mencoba untuk menghentikan perpecahan atau mencoba untuk melakukannya, Barkath berkata pada Zain “kak Aaliya mengatakan kalau aku sedang mencoba untuk melakukan perpecahan, Zain meminta Aaliya untuk meminta maaf pada Barkath,
LANJUT Sinopsis Beintehaa ANTV Tayang Minggu 13 Desember 2015
DAFTAR SINOPSIS TERBARU
CINTA ELIF
